Penggunaan VAR dan banyak penalti di Piala Dunia 2018

Pada penyelenggaraan Piala Dunia 2018 di Rusia, teknologi terbaru yang dipakai adalah VAR (video assistant referee). VAR digunakan oleh untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan-keputusan yang luput dari pantauan wasit.

Penggunaan VAR sendiri juga meningkatkan jumlah penalti yang terjadi di Piala Dunia 2018. Penalti yang diberikan oleh wasit juga nilai cikup adil dengan melihat rekaman lewat VAR. Penalti yang terjadi pada pertandingan antara Meksiko melawan Korea Selatan pertandingan kemarin malam menjadi penalti ke-14 dalam sepuluh hari berlangsungnya Piala Dunia 2018. Menjadikan Piala Dunia 2018 menjadi Piala Dunia banyak penalti dan akan terus bertambah sampai pada laga Final nanti.

Penggunaan VAR dan banyak penalti di Piala Dunia 2018

Penggunaan VAR ini juga aksi-aksi pemain yang bertindak secara tidak profesional selama berjalannya pertandingan. Aksi ini sempat terjadi pada saat Brasil melawan Kosta Rika, dimana wasit memutuskan penalti saat Neymar terjatuh di dalam kotak penalty Kosta Rika. Setelah diprotes atas keputusannya, wasit memilih menggunakan VAR untuk melihat kejadian tersebut. Berdasarkan penggunaan VAR akhirnya wasit membatalkan keputusan penalti, Neymar di nilai melakukan diving untuk memperoleh penalti.

Penggunaan VAR dan banyak penalti di Piala Dunia 2018

Banyak juga yang menilai pengunaan VAR menghilangkan Spirit dan drama yang terjadi dalam pertandingan sepak bola. Lepas dari semuanya itu penggunaan VAR membuat para pemain untuk bertindak dan bermain secara lebih profesional lagi dala sepak bola.